Thursday, 15 February 2018

Komponen Personal Komputer





Peralatan/Komponen pada PC meliputi unit input, unit proses, dan unit output. Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data,maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan system komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. 
Perangkat pendukung sistem komputer :
1.        Hardware
Sistem komputer merupakan kumpulan berbagai hardware yang terangkai, sehingga bisa bekerja sesuai dengan yang diharapkan.
a.         Input Device (alat input)
Input device adalah alat yang digunakan untuk menerima input/data dari luar sistem (CPU), Data yang masuk bisa berasal dari audio, video, audio video, optic, ataupun kode. Selain itu media penyimpanan data (storage device) dapat juga difungsikan sebagai input data, dimana data pada perangkat tersebut di”baca” kemudian dimasukkan ke CPU untuk diproses.
b.        Output Device (alat output)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menghasilkan keluaran sebagai hasil pengolahan/pemrosesan data. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau video), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).
c.    I/O Port (Input Output Ports)
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. I/O Port juga biasa disebut dengan bagian interface (antar muka) karena peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.
d.   CPU (Central Processing Unit)
CPU merupakan tempat pemroses instruksi-instruksi program, yang pada komputer mikro disebut dengan micro-processor (pemroses mikro). Pemroses ini berupa chip yang terdiri dari ribuan hingga jutaan IC.  Jenis prosesor yang banyak dipakai sekarang adalah produk dari Intel dan AMD. Dalam bekerja processor  menghasilkan panas. Untuk mengatasi panas ini dibutuhkan suatu pendingin. Cooling fan merupakan salah satu pendingin processor, dimana panas processor yang disalurkan ke heatsink didinginkan oleh cooling fan.
Processor
        
e.    Memory
Memory bertugas menyimpan data. Satuan datanya disebut byte. 1 M byte = 1024 K byte; 1 K Byte = 1024 byte; 1 byte = 8 bit = 1 karakter.
a)      ROM (Read Only Memory)
Data yang ada di dalam ROM hanya dapat dibaca sehingga pemrogram tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. ROM sudah terisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci papan ketik untuk keperluan kontrol tertentu, dan bootstrap program. Program bootstrap diperlukan pada saat pertama kali sistem komputer diaktifkan.
b)      RAM (Random Access Memory)
Semua data dan program yang dimasukkan melalui alat input akan disimpan terlebih dahulu di memori utama, khususnya RAM, yang dapat diakses secara acak (dapat diisi/ditulis, diambil, atau dihapus isinya) oleh pemrogram. RAM bersifat volatile, dimana data yang tersimpan pada RAM bersifat sementara. RAM akan mampu menyimpan data apabila RAM mendapat sumber daya.


Random Access Memory

c)   Cache Memory
Cache memory merupakan memory yang terdekat dengan Procesor. Ketika processor membutuhkan suatu data maka dia akan mencari di cache memory terlebih dahulu, baru kemudian di RAM. Begitu juga saat menghasilkan suatu proses, hasil proses akan diletakan pada cache memory terlebih dahulu (bila cache memory kosong), dengan demikian processor bisa  bekerja lagi.  Dengan demikian semakin besar kapasitas cache memory maka kinerja processor semakin bagus. Multi-level caches merupakan salah satu cache yang menerapkan cache level 1 (L1), cache level 2 (L2), dst.
f.     Chipset
Chipset merupakan suatu IC (integrated circuit) yang berfungsi membantu kerja processor dalam mengontrol memori, video, bus, USB, dan perangkat lainnya. Beberapa vendor membagi chipset menjadi 2 jenis, yaitu northbridge dan southbridge. Northbridge, juga dikenali sebagai sebuah memory controller hub (MCH) atau  integrated memory controller (IMC). Southbridge, juga dikenali sebagai sebuah I/O Controller Hub (ICH) atau Platform Controller Hub (komputer personalH)

g.    Storage Device
Storage device merupakan alat penyimpan data.  Data yang disimpan bisa merupakan data masukan (untuk diproses) CPU ataupun data keluaran (hasil proses) CPU. Beberapa contoh media penyimpan adalah disket, hard disk drive, compact disc,  dan flash disk.
a)    Disket
Data disimpan pada disket dalam ujud magnet. Ukuran fisiknya ada dua macam yaitu 5¼ dan 3½ inchi. Masing-masing dibagi menjadi Double Density (DD) dan High Density (HD).Perangkat yang berfungsi untuk membaca disket disebut flopy disk drive.
b)   Hard Disk Drive (HDD)
Hard disk drive mempunyai daya simpan/kapasitas yang jauh lebih besar dibanding dengan disket. Selain Byte, pada hard disk drive ada juga satuan rpm (revolution per minute).  Makin cepat perputarannya , waktu akses pun makin cepat.  Namun juga makin besar tekanan terhadap disk dan makin besar panas yang dihasilkan. Beberapa jenis hard disk drive  antara lain : PATA (paralel ATA/IDE), SATA (serial ATA), dan SCSI.
 
c)    CD (Compact Disk
CD dibuat dalam ukuran 8 cm dan 12 cm. Kapasitas CD  bisa mencapai 700 M Byte. DVD single layer mampu menyimpan data sampai dengan 4,7 G Byte. Blu-ray Disk single layer mampu menyimpan data sampai 25 G Byte. Berbeda dengan sistem track pada disket, track terkecil pada CD dimulai dari sisi dalam pusat lingkaran. Kecepatan 1x  pada CDROM  adalah 150 KB/s, 1x  pada DVD adalah 1,32 MB/s, dan  1x pada BD adalah 4,5 MBs. Perangkat yang berfungsi membaca CDROM disebut CDROM Drive.

d)   Flash Disk
Flash disk merupakan solid state device yang mempergunakan port USB, data disimpan pada komponen elektronik (IC) dan bersifat non-volatile. Alat ini berkapasitas puluhan M byte sampai dengan puluhan G Byte.


h.    Mainboard
Mainboard/motherboard adalah suatu PCB (printed circuit board) /papan rangkaian  tercetak,  dimana beberapa komponen elektronik dan socket/slot/port yang merupakan pendukung terbentuknya sisyem komputer telah terpasang. Yang belum terpasang biasanya adalah : processor,  storage device,  RAM, power supply, interface. Interface sound dan VGA  ada yang sudah menyatu/terpasang di mainboard, hal ini dinamakan on board. Dalam memilih mainboard harus disesuaikan dengan processor yang dipasang.

Mainboard

Ada beberapa slot yang belum ada pada gambar, antara lain : VESA, ISA, AMR, dan PCI Express.



Contoh panel belakang mainboard



i.      Power Supply
a)      AT dan ATX
Power suplly merupakan sumber daya yang mencatu sistem komputer. Daya yang dipakai biasanya antara 300 – 500 Watt, tergantung jenis Processor dan perangkat yang terhubung denganya. Jenis power supply yang dipergunakan di komputer bekerja dengan sistem switching. Beberapa jenis power supply antara lain adalah jenis TX dan ATX. Jenis TX dikenali  dengan ciri (antara lain) adanya saklar DPST (Double Pole Single Throw). Sedangkan jenis ATX dikenali dengan ciri (antara lain) tanpa adanya saklar DPST, power supply ini dapat dihidupkan dengan cara menghubungsingkat kabel hijau dengan kabel hitam.
 


 Power supply
b)      Stavolt
Stavolt dipasang terpisah/di luar casing komputer. Stavolt berfungsi merubah tegangan listrik (input) yang tidak stabil menjadi tegangan listrik (output) yang stabil. Sistem pengaturan agar tegangan keluarannya stabil bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu : dengan rangkaian elektronik dan perpaduan rangkaian elektronik dengan motor. Stavolt mempunyai daya mulai 450 W ke atas. 

Stavolt


c)      UPS
UPS dipasang terpisah/di luar casing komputer. Selain sebagai tenaga cadangan saat jala-jala listrik (220 V) mati, dia bisa juga berfungsi sebagai stabilizer. Sebuah UPS mempunyai dua sumber daya, yaitu dari jala-jala listrik (220 V) dan aki kering. Pada saat Jala-jala listrik AC 220V hidup, UPS akan mengisi aki kering dan computer. Sehingga pada saat jala-jala listrik mati, komputer masih mendapat catu cari aki kering (yang outputnya diubah menjadi tengangan AC 220). Dengan demikian operator masih mampu menyelamatkan datanya dan mematikan komputer sesuai dengan prosedur yang ada. Lama UPS bekerja saat jala-jala listrik mati tergantung dari besar daya yang tersedia di aki kering dan besar daya yang dibutuhkan komputer. Biasanya mampu bertahan sekitar 15 menit



Gambar UPS
j.      Casing
Casing merupakan tempat dipasangannya mainboard beserta kelengkapan sistem komputer. Ada bebearap jenis casing antara lain : desktop, mini tower, midle tower, dan full tower. Pemilihan casing yang berventilasi bagus akan membuat kinerja komputer kebih baik, karena panas yang dihasilkan processor bisa dibuang keluar dengan baik.

                      
Gambar. Casing Komputer

2.        Software
Software juga ikut menentukan harga dan kinerja komputer.  Jenis software antar lain opened source, closed source, bundled, dan shareware (trial). Software dengan kategori opened source dan shareware adalah yang paling murah (tidak perlu membeli). Sistem operasi produk microsoft lebih mudah digunakan, walaupun harganya mahal.

0 comments:

Post a Comment