Nikmat Membaca Al Quran
Kaum
muslimin yang dirahmati oleh Allah Ta’ala Bertakwalah kepada Allah dengan
sebenar-benar takwa, menaati perintah-perintah-Nya dan menjauhi
larangan-larangan-Nya. Karena sesungguhnya kita dinilai bukan karena bentuk
fisik kita yang tampan atau cantik atau juga harta kita yang berlimpah, Allah
hanya melihat ketakwaan di hati kita.
“Sesungguhnya Allah
tidak melihat kepada bentuk, rupa dan harta benda kalian, tetapi Allah
memperhatikan hati dan amal-amal kalian”. (HR.Muslim).
Dan
orang yang paling mulia diantara kita juga adalah orang yang paling bertakwa,
walaupun manusia terkadang merasa, sekali lagi merasa, ketika mereka kaya
memiliki fisik yang rupawan, maka mereka adalah orang yang mulia. Puji syukur
kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kita
nikmat yang tak terhitung sedari kita di dalam kandungan ibu kita hingga kita
di usia saat ini. Hati manusia yang baik, apabila ada seseorang yang berbuat
baik kepadanya, maka ia akan merasa suka dengan orang yang telah berbuat baik
tersebut, padahal tidak setiap waktu orang itu berbuat baik kepadanya.
Bagaimana pula dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kebaikan
tak hingga kepada kita hari demi hari. Shalawat dan salam senantiasa kita
haturkan kepada Nabi kita, kekasih kita, penyejuk hati kita, Muhammad bin
Abdillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau, sahabat, dan
pengikutnya hingga akhir zaman.
Allah
Ta’ala telah menganugerahkan kita Al Quran, kitab yang mulia, yang Allah
khususkan hanya untuk umat Muhammad. Kitab suci yang paling mulia dibanding
kitab suci-kitab suci lainnya yang pernah Allah turunkan dalam perjalanan para
nabi dan para rasul yang berjumlah puluhan ribu. Dan Allah pilihkan kitab suci
tersebut untuk Rasul-Nya yang paling mulia dan Allah pilihkan kita dari
milyaran manusia untuk menjadi umat Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa
sallam yang berhukum di bawah naungan Al Quran. Tetapi pernahkah kita terpikir
bagaimana mensyukuri nikmat Al Quran yang telah Allah anugerahkan atau bahkan
kita tidak pernah merasa bahwa Al Quran itu adalah kenikmatan.
Mensyukuri
nikmat Al Quran dapat kita lakukan dengan cara membaca Al Quran dan mengamalkan
isi dari Al Quran tersebut. Dengan membaca seseorang akan memperoleh keutamaan
yang besar, memperoleh pahala kebaikan dengan duduk tanpa berpeluh, ketika
membaca Al Quran, maka satu hurufnya Allah berikan satu kebaikan lalu
dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Surat Al-Fatihah yang kita baca
sehari-hari saja terdiri dari 113 huruf lalu dikalikan 10, maka menjadi 1130
kebaikan, bayangkan! Hal ini bukan berarti kita mematematikan amal kebaikan,
tapi inilah wujud dari rahmat Allah dan betapa pemurahnya Rabb kita, yang
memotivasi kita dengan pahala yang sangat banyak.
“Seorang
yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan
senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan
terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua
pahala” (HR. Muslim)
Mungkin
di antara kita ada yang memiliki keterbatasan dalam membaca Al Quran, bacaannya
belum baik atau bahkan belum lancar. Anda yang mengalami permasalahan demikian
janganlah merasa jenuh untuk membaca Al Quran, janganlah Anda merasa capek lalu
meninggalkan membaca Al Quran, Allah beri ganjaran orang-orang yang belum
lancar membaca Al Quran dengan dua pahala; pahala membaca Al Quran dan pahala
bersusah payah dalam membacanya. Ketika Anda sudah terbiasa dan memiliki bacaan
yang baik sesuai dengan tajiwidnya, maka Allah sejajarkan Anda dengan makhluk
yang mulia, malaikat, makhluk yang selalu menaati Allah dan tidak bermaksiat
kepada-Nya








0 comments:
Post a Comment