Sunday, 18 February 2018

Nikmat Membaca Al Quran


Nikmat Membaca Al Quran

Kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Ta’ala Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, menaati perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Karena sesungguhnya kita dinilai bukan karena bentuk fisik kita yang tampan atau cantik atau juga harta kita yang berlimpah, Allah hanya melihat ketakwaan di hati kita. 

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk, rupa dan harta benda kalian, tetapi Allah memperhatikan hati dan amal-amal kalian”. (HR.Muslim).
 
Dan orang yang paling mulia diantara kita juga adalah orang yang paling bertakwa, walaupun manusia terkadang merasa, sekali lagi merasa, ketika mereka kaya memiliki fisik yang rupawan, maka mereka adalah orang yang mulia. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kita nikmat yang tak terhitung sedari kita di dalam kandungan ibu kita hingga kita di usia saat ini. Hati manusia yang baik, apabila ada seseorang yang berbuat baik kepadanya, maka ia akan merasa suka dengan orang yang telah berbuat baik tersebut, padahal tidak setiap waktu orang itu berbuat baik kepadanya. Bagaimana pula dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan kebaikan tak hingga kepada kita hari demi hari. Shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada Nabi kita, kekasih kita, penyejuk hati kita, Muhammad bin Abdillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Allah Ta’ala telah menganugerahkan kita Al Quran, kitab yang mulia, yang Allah khususkan hanya untuk umat Muhammad. Kitab suci yang paling mulia dibanding kitab suci-kitab suci lainnya yang pernah Allah turunkan dalam perjalanan para nabi dan para rasul yang berjumlah puluhan ribu. Dan Allah pilihkan kitab suci tersebut untuk Rasul-Nya yang paling mulia dan Allah pilihkan kita dari milyaran manusia untuk menjadi umat Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berhukum di bawah naungan Al Quran. Tetapi pernahkah kita terpikir bagaimana mensyukuri nikmat Al Quran yang telah Allah anugerahkan atau bahkan kita tidak pernah merasa bahwa Al Quran itu adalah kenikmatan.
Mensyukuri nikmat Al Quran dapat kita lakukan dengan cara membaca Al Quran dan mengamalkan isi dari Al Quran tersebut. Dengan membaca seseorang akan memperoleh keutamaan yang besar, memperoleh pahala kebaikan dengan duduk tanpa berpeluh, ketika membaca Al Quran, maka satu hurufnya Allah berikan satu kebaikan lalu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Surat Al-Fatihah yang kita baca sehari-hari saja terdiri dari 113 huruf lalu dikalikan 10, maka menjadi 1130 kebaikan, bayangkan! Hal ini bukan berarti kita mematematikan amal kebaikan, tapi inilah wujud dari rahmat Allah dan betapa pemurahnya Rabb kita, yang memotivasi kita dengan pahala yang sangat banyak.

“Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim)
Mungkin di antara kita ada yang memiliki keterbatasan dalam membaca Al Quran, bacaannya belum baik atau bahkan belum lancar. Anda yang mengalami permasalahan demikian janganlah merasa jenuh untuk membaca Al Quran, janganlah Anda merasa capek lalu meninggalkan membaca Al Quran, Allah beri ganjaran orang-orang yang belum lancar membaca Al Quran dengan dua pahala; pahala membaca Al Quran dan pahala bersusah payah dalam membacanya. Ketika Anda sudah terbiasa dan memiliki bacaan yang baik sesuai dengan tajiwidnya, maka Allah sejajarkan Anda dengan makhluk yang mulia, malaikat, makhluk yang selalu menaati Allah dan tidak bermaksiat kepada-Nya


0 comments:

Post a Comment