BUAH BENGKUANG
Bengkuang
(Pachyrhizus erosus )berasal dari
daerah Amerika Tengah dan Selatan terutama di daerah Mexico. Suku Aztec
menggunakan biji tanaman bengkuang ini sebagai obat-obatan. Kemudian pada abad
ke-17, Spanyol menyebarkan tanaman ini ke daerah Philipina sampai akhirnya
menyebar ke seluruh Asia dan Pasifik. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari
Manila melalui Ambon, dan sejak saat itulah bengkuang dibudidayakan diseluruh
negeri. Bengkuang sekarang ini lebih banyak dibudidayakan didaerah Jawa dan
Madura atau didataran rendah.
Tumbuhan
bengkuang ini membentuk umbi akar (cormus) berbentuk bulat atau membulat
seperti gasing. Kulit umbinya tipis
berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar
agak manis. Daging umbi bagian dalam berwarna putih dan memiliki tekstur renyah
berair. Umbi dengan kualitas baik beratnya mencapai 3 kg dengan rata-rata diameter 10-30 cm. Umbinya
mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Umbi ini juga memiliki efek
pendingin karena mengandung kadar air 86-90%. Rasa manis berasal dari suatu
oligosakarida yang disebut inulin yang tidak bisa dicerna tubuh manusia. Sifat
ini berguna bagi penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.
Bengkuang
merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting untuk kesehatan
terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam bengkuang yang paling
tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang terkandung dalam bengkuang
adalah fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain. Bengkuang juga merupakan buah yang
mengandung kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah
mengkonsumsinya dan menambah cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit
lemak yang mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena
itu, bengkuang dianggap dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Tanaman
bengkuang (Pachyrhizus erosus) telah dikenal dengan baik oleh masyarakat Indonesia.
Tanaman bengkuang mengandung pachyrhizon, rotenon, vitamin B1, dan vitamin C,
selain itu umbi bengkuang mengandung inulin yang bermanfaat bagi kesehatan
serta sering dimanfaatkan dalam pangan fungsional. Inulin merupakan polimer
dari unit-unit fruktosa. Inulin bersifat larut di dalam air, tidak dapat
dicerna oleh enzim-enzim pencernaan, tetapi difermentasi mikroflora kolon (usus
besar), sehingga inulin berfungsi sebagai prebiotik.
Berikut
beberapa manfaat dari buang bengkuang:
1. Mengobati
alergi pada kuli
Buah bengkoang jika di
gunakan dan di konsumsi secara rutin
dapat mengobati alergi serta gatal-gatal pada kulit kita.
2. Mengobati
diabetes
Rasa manis pada buah
bengkoang yang berasal dari zat inulin sangat baik untuk membantu mengobati
diabetes,bahkan baik di konsumsi para penderita penyakit diabetes sekali
pun.tetapi dalam batas wajar dan teratur.
3. Mengobati
sariawan
Bengkoang juga
mengandung cukup banyak vitamin C sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh
anda, dan sebagai antioksidan maupun untuk obat untuk sariawan. Selain itu,
bengkoang juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah anda.
4. Mengobati
beri-beri
Beri-beri merupakan
penyakit yang disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin B1. Bengkoang
mengandung vitamin B1 yang cukup banyak.
5. Mengobati
wasir
Kandungan serat dalam
bengkoang sangat baik bagi penderita wasir. Minum jus bengkoang setiap pagi
setelah bangun tidur sangat baik bagi Anda yang menderita wasir, agar BAB
menjadi lancar dan tidak sulit.
6. Mencegah
penuaan dini
Penuaan dini banyak
ditakutkan oleh wanita, terutama diatas usia 25. Penuaan dini ditandai dengan
mengkerutnya kulit bagian bawah mata atau dekat bibir. Bengkoang ternyata bisa
mencegah terjadinya penuaan dini dengan mengkonsumsinya atau membuat buah
tersebut menjadi masker. Karena bengkoang mengandung vitamin C yang bisa
menutrisi kulit, dan menghindari dari penuaan dini. Vitamin C yang tinggi pada
buah bengkoang memberi efek untuk mencegah radikal bebas pada tubuh kita,serta
memberi efek rileks.
7. Mengatasi
masalah asam lambung
Sifat alkali pada
bengkoang berfungsi sebagai pendingin atau penyerap asam lambung dengan cepat.
Asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan mag, sehingga ada baiknya bila anda
mengkonsumsi bengkoang. Dan lebih baik lagi jika anda makan bengkoang tanpa
campuran, misalnya dengan garam atau sambal.
8. Untuk
Kulit
Bengkoang mengandung
vitamin C dan B yang berguna untuk kulit. Bengkoang akan menyebabkan kulit
lebih sehat dan terawat. Serta membuang kulit mati. Parut bengkoang kemudian
tempelkan pada wajah dan kulit, setelah itu diamkan selama 30 menit dan bilas.
Bengkoang juga sering digunakan sebagai campuran bahan perawatan tubuh wanita
Jika sehabis keluar
dari ruangan, sinar matahari menerpa kulit dan menyebabkan kulit panas hingga
timbul kemerahan. Jika begitu, gunakan saja buah bengkoang. Iris dan tempelkan
pada kulit yang memerah. Karena bengkoang mengandung alkali, maka bengkoang
akan terasa dingin. Lebih bagus jika ditaruh pada lemari es.








0 comments:
Post a Comment