Tuesday, 20 February 2018

BUAH BENGKUANG



BUAH BENGKUANG


Bengkuang (Pachyrhizus erosus )berasal dari daerah Amerika Tengah dan Selatan terutama di daerah Mexico. Suku Aztec menggunakan biji tanaman bengkuang ini sebagai obat-obatan. Kemudian pada abad ke-17, Spanyol menyebarkan tanaman ini ke daerah Philipina sampai akhirnya menyebar ke seluruh Asia dan Pasifik. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon, dan sejak saat itulah bengkuang dibudidayakan diseluruh negeri. Bengkuang sekarang ini lebih banyak dibudidayakan didaerah Jawa dan Madura atau didataran rendah.
Tumbuhan bengkuang ini membentuk umbi akar (cormus) berbentuk bulat atau membulat seperti gasing.   Kulit umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar agak manis. Daging umbi bagian dalam berwarna putih dan memiliki tekstur renyah berair. Umbi dengan kualitas baik beratnya mencapai 3 kg    dengan rata-rata diameter 10-30 cm. Umbinya mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Umbi ini juga memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90%. Rasa manis berasal dari suatu oligosakarida yang disebut inulin yang tidak bisa dicerna tubuh manusia. Sifat ini berguna bagi penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.
Bengkuang merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting untuk kesehatan terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam bengkuang yang paling tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang terkandung dalam bengkuang adalah fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain. Bengkuang juga merupakan buah yang mengandung kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah mengkonsumsinya dan menambah cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit lemak yang mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, bengkuang dianggap dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Tanaman bengkuang (Pachyrhizus erosus) telah dikenal dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Tanaman bengkuang mengandung pachyrhizon, rotenon, vitamin B1, dan vitamin C, selain itu umbi bengkuang mengandung inulin yang bermanfaat bagi kesehatan serta sering dimanfaatkan dalam pangan fungsional. Inulin merupakan polimer dari unit-unit fruktosa. Inulin bersifat larut di dalam air, tidak dapat dicerna oleh enzim-enzim pencernaan, tetapi difermentasi mikroflora kolon (usus besar), sehingga inulin berfungsi sebagai prebiotik.
Berikut beberapa manfaat dari buang bengkuang:
1.      Mengobati alergi pada kuli
Buah bengkoang jika di gunakan dan di konsumsi secara  rutin dapat mengobati alergi serta gatal-gatal pada kulit kita.
2.      Mengobati diabetes
Rasa manis pada buah bengkoang yang berasal dari zat inulin sangat baik untuk membantu mengobati diabetes,bahkan baik di konsumsi para penderita penyakit diabetes sekali pun.tetapi dalam batas wajar dan teratur.
3.      Mengobati sariawan
Bengkoang juga mengandung cukup banyak vitamin C sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh anda, dan sebagai antioksidan maupun untuk obat untuk sariawan. Selain itu, bengkoang juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah anda.
4.      Mengobati beri-beri
Beri-beri merupakan penyakit yang disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin B1. Bengkoang mengandung vitamin B1 yang cukup banyak.
5.      Mengobati wasir
Kandungan serat dalam bengkoang sangat baik bagi penderita wasir. Minum jus bengkoang setiap pagi setelah bangun tidur sangat baik bagi Anda yang menderita wasir, agar BAB menjadi lancar dan tidak sulit.
6.      Mencegah penuaan dini
Penuaan dini banyak ditakutkan oleh wanita, terutama diatas usia 25. Penuaan dini ditandai dengan mengkerutnya kulit bagian bawah mata atau dekat bibir. Bengkoang ternyata bisa mencegah terjadinya penuaan dini dengan mengkonsumsinya atau membuat buah tersebut menjadi masker. Karena bengkoang mengandung vitamin C yang bisa menutrisi kulit, dan menghindari dari penuaan dini. Vitamin C yang tinggi pada buah bengkoang memberi efek untuk mencegah radikal bebas pada tubuh kita,serta memberi efek rileks.
7.      Mengatasi masalah asam lambung
Sifat alkali pada bengkoang berfungsi sebagai pendingin atau penyerap asam lambung dengan cepat. Asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan mag, sehingga ada baiknya bila anda mengkonsumsi bengkoang. Dan lebih baik lagi jika anda makan bengkoang tanpa campuran, misalnya dengan garam atau sambal.
8.      Untuk Kulit
Bengkoang mengandung vitamin C dan B yang berguna untuk kulit. Bengkoang akan menyebabkan kulit lebih sehat dan terawat. Serta membuang kulit mati. Parut bengkoang kemudian tempelkan pada wajah dan kulit, setelah itu diamkan selama 30 menit dan bilas. Bengkoang juga sering digunakan sebagai campuran bahan perawatan tubuh wanita
Jika sehabis keluar dari ruangan, sinar matahari menerpa kulit dan menyebabkan kulit panas hingga timbul kemerahan. Jika begitu, gunakan saja buah bengkoang. Iris dan tempelkan pada kulit yang memerah. Karena bengkoang mengandung alkali, maka bengkoang akan terasa dingin. Lebih bagus jika ditaruh pada lemari es.

0 comments:

Post a Comment